Cut Hanti, S.Kom
06 Mar 2024 02:24Peran Pemerintah dalam Mendukung Implementasi ISO 22000 di Negara Berkembang
Pelajari bagaimana peran pemerintah dapat memengaruhi dan mendukung implementasi ISO 22000 di negara berkembang. Temukan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah untuk meningkatkan keamanan pangan dan mendukung kepatuhan terhadap standar internasional.
Gambar Ilustrasi Peran Pemerintah dalam Mendukung Implementasi ISO 22000 di Negara Berkembang
Baca Juga: Strategi Kontraktor Bekasi Menang Tender Rehabilitasi Pasar Sungai Penuh Rp46,8 M
Mengapa Keamanan Pangan Bukan Hanya Urusan Pabrik?
Bayangkan ini: sebuah produk makanan lokal dari sebuah negara berkembang akhirnya berhasil menembus pasar ekspor premium di Eropa. Rasa yang autentik dan kemasan yang menarik berhasil memikat importir. Namun, sebelum sempat merayakan kesuksesan, kabar buruk datang. Produk tersebut ditarik dari peredaran karena ditemukan kontaminan yang melebihi batas aman. Kerugian finansialnya besar, tetapi yang lebih parah adalah hilangnya kepercayaan yang membutuhkan waktu tahunan untuk dibangun kembali. Cerita seperti ini bukan fiksi; ini adalah realitas pahit yang sering terjadi ketika rantai pasok pangan tidak dikelola dengan sistem yang kokoh.
Di sinilah standar internasional seperti ISO 22000 berperan sebagai "panduan hidup" untuk sistem manajemen keamanan pangan. Ia menyediakan kerangka kerja untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan mencegah bahaya di setiap titik dalam rantai makanan. Namun, bagi banyak pelaku usaha, terutama UMKM di negara berkembang, implementasi ISO 22000 terasa seperti mendaki gunung tanpa pemandu. Biaya konsultan, kompleksitas dokumentasi, dan kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten sering menjadi penghalang besar. Lalu, di tengah kesenjangan antara keharusan berstandar global dan keterbatasan kapasitas lokal, di manakah posisi pemerintah? Apakah mereka hanya menjadi regulator yang memberi hukuman, atau bisa bertransformasi menjadi fasilitator dan katalisator?
Baca Juga: Habibie Razak Terpilih Ketua BK Sipil PII 2025-2028 | Nakhoda Baru Insinyur Sipil Indonesia
Memahami Tantangan yang Menghadang di Lapangan
Sebelum membahas peran pemerintah, kita perlu jujur melihat medan yang sesungguhnya. Implementasi ISO 22000 di negara berkembang bukan sekadar urusan teknis, melainkan sebuah tantangan sistemik yang multidimensi.
Kesenjangan Sumber Daya dan Persepsi
Bagi banyak pelaku usaha, sertifikasi ISO kerap dipandang sebagai "beban biaya" tambahan, bukan sebagai "investasi" yang akan menguntungkan bisnis dalam jangka panjang. Persepsi ini muncul karena terbatasnya pemahaman tentang bagaimana sistem manajemen yang baik justru dapat menghemat biaya dengan mencegah recall produk, mengurangi pemborosan, dan meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, akses terhadap konsultan yang kompeten dan terjangkau masih sangat terbatas di daerah-daerah. Saya pernah mendampingi sebuah UKM pengolahan ikan asin yang hampir menyerah karena merasa dokumentasi yang diminta oleh konsultan terlalu rumit dan tidak praktis untuk skala usaha mereka.
Infrastruktur Pendukung yang Masih Terfragmentasi
Keamanan pangan adalah sebuah rantai yang kuatnya ditentukan oleh mata rantai terlemah. Sebuah pabrik pengolahan susu mungkin sudah menerapkan Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) dengan baik, tetapi bagaimana dengan peternak sapi perahnya? Apakah mereka memiliki pengetahuan tentang penggunaan antibiotika yang benar? Apakah transportasi dari peternak ke pabrik menjamin suhu yang aman? Seringkali, upaya perusahaan besar "terdampar" karena infrastruktur pendukung di hulu dan hilir belum memadai. Pemerintah memiliki peran krusial dalam membangun infrastruktur fisik (seperti cold chain) dan non-fisik (seperti sistem traceability) yang terintegrasi.
Ekosistem Sertifikasi yang Belum Solid
Kredibilitas sertifikasi ISO 22000 sangat bergantung pada kredibilitas lembaga sertifikasinya sendiri. Di beberapa negara berkembang, masih ditemukan praktik "sertifikasi instan" atau lembaga yang tidak diakui secara internasional. Hal ini justru berbahaya karena menciptakan ilusi keamanan. Pemerintah perlu memperkuat pengawasan terhadap lembaga sertifikasi yang beroperasi, memastikan mereka memiliki kompetensi dan integritas yang tinggi. Kerjasama dengan badan akreditasi nasional dan internasional adalah kunci untuk membangun kepercayaan global terhadap sertifikat yang diterbitkan di dalam negeri.
Baca Juga: SIO Crane Wajib! Hindari Bencana di Proyek Gedung Tinggi
Strategi Pemerintah sebagai Katalisator Perubahan
Lantas, langkah konkret seperti apa yang dapat diambil pemerintah untuk beralih dari regulator pasif menjadi katalisator aktif? Berdasarkan pengamatan di beberapa negara yang mulai berhasil, peran pemerintah dapat diwujudkan dalam beberapa bentuk intervensi yang smart dan sustainable.
Membangun Regulasi yang Mendukung, Bukan Menghambat
Regulasi seringkali menjadi titik awal. Pemerintah dapat mengintegrasikan prinsip-prinsip ISO 22000 ke dalam regulasi keamanan pangan nasional. Ini bukan berarti mewajibkan sertifikasi untuk semua, tetapi membuat kerangka regulasi yang selaras (harmonized) dengan standar internasional. Misalnya, dengan mengadopsi konsep HACCP dalam peraturan tentang industri pangan tertentu. Selain itu, pemerintah dapat menyederhanakan proses perizinan usaha bagi perusahaan yang telah tersertifikasi ISO 22000, sebagai bentuk insentif konkret. Informasi tentang keselarasan regulasi ini dapat dipelajari melalui platform seperti OSS RBA yang menjadi pusat informasi perizinan berusaha.
Program Pendampingan dan Subsidi yang Tepat Sasaran
Bantuan teknis adalah kebutuhan paling krusial. Pemerintah, melalui kementerian terkait atau bekerja sama dengan asosiasi industri, dapat meluncurkan program pendampingan massal bagi UMKM pangan. Program ini bisa berupa pelatihan membangun sistem dokumentasi sederhana, audit internal, dan persiapan sertifikasi. Pengalaman di lapangan menunjukkan bahwa kehadiran "extension officer" atau pendamping dari pemerintah yang memahami konteks lokal jauh lebih efektif daripada sekadar menyediakan modul pelatihan yang kaku. Untuk skala yang lebih besar, skema subsidi parsial atau insentif pajak untuk biaya konsultasi dan sertifikasi pertama kali dapat menjadi stimulus yang powerful.
Memperkuat Kapasitas SDM dan Lembaga Lokal
Ketergantungan pada konsultan asing atau mahal tidak akan berkelanjutan. Pemerintah perlu berinvestasi dalam membangun talenta lokal yang kompeten. Ini bisa dilakukan dengan mendorong integrasi kurikulum keamanan pangan dan sistem manajemen di perguruan tinggi vokasi. Selain itu, pengakuan terhadap sertifikat kompetensi kerja untuk profesi seperti auditor internal keamanan pangan, ahli HACCP, atau manajer keamanan pangan akan menciptakan pasar SDM yang profesional. Pemerintah juga dapat mendukung lembaga pelatihan dan sertifikasi lokal untuk mendapatkan akreditasi internasional, sehingga meningkatkan kredibilitas dan daya saingnya.
Baca Juga: Manfaat SIO Crane: Gaji Operator Bisa Rp25 Juta/Bulan!
Menciptakan Lingkungan yang Kondusif untuk Adopsi Standar
Dukungan tidak berhenti pada level kebijakan dan pelatihan. Pemerintah memiliki kekuatan untuk menciptakan "lingkungan" di mana penerapan standar menjadi sebuah keharusan dan sekaligus keunggulan kompetitif.
Mendorong Permintaan Pasar melalui Pengadaan Publik
Salah satu alat paling efektif yang dimiliki pemerintah adalah kekuatan pembeliannya (government procurement). Pemerintah dapat mensyaratkan sertifikasi keamanan pangan (seperti ISO 22000 atau setara) untuk produk-produk pangan yang dibeli untuk program seperti bantuan sosial, makanan sekolah, atau layanan instansi pemerintah. Kebijakan ini akan menciptakan pasar yang pasti (assured market) bagi produsen yang sudah berstandar, sekaligus mendorong produsen lain untuk segera berbenah. Ini adalah bentuk dukungan yang langsung menyentuh permintaan (demand-pull strategy).
Fasilitasi Akses ke Pasar dan Informasi
Pemerintah dapat bertindak sebagai jembatan yang menghubungkan produsen berstandar dengan pasar yang lebih luas. Misalnya, dengan membuat platform pemasaran atau direktori online khusus untuk produk pangan yang telah tersertifikasi. Diplomasi ekonomi melalui kerja sama bilateral untuk saling pengakuan (mutual recognition) terhadap sistem inspeksi dan sertifikasi juga sangat vital untuk membuka pintu ekspor. Transparansi informasi, seperti pelaporan hasil pengawasan keamanan pangan secara rutin, juga membangun budaya kehati-hatian dan mendorong pelaku usaha untuk terus meningkatkan standar.
Membangun Jejaring dan Kolaborasi Multi-Pihak
Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian. Peran sebagai fasilitator kolaborasi antara pelaku usaha, asosiasi industri, lembaga konsumen, akademisi, dan organisasi internasional (seperti FAO atau WHO) menjadi sangat penting. Forum-forum diskusi reguler, konsorsium riset untuk mengatasi masalah spesifik lokal, dan kampanye kesadaran publik tentang pentingnya keamanan pangan adalah contoh konkretnya. Kolaborasi ini memastikan bahwa implementasi ISO 22000 tidak sekadar untuk mencantumkan logo pada kemasan, tetapi benar-benar menyatu dengan budaya industri pangan nasional.
Baca Juga: Riksa Uji dan SIA/SILO Mesin Sekrap (Shaper): Panduan Lengkap untuk Keamanan dan Kepatuhan
Dari Kebijakan ke Piring: Sebuah Perjalanan Bersama
Implementasi ISO 22000 di negara berkembang adalah sebuah marathon, bukan sprint. Ia membutuhkan konsistensi, komitmen, dan yang terpenting, kolaborasi. Pemerintah memegang peran sentral sebagai arsitek sistem, fasilitator sumber daya, dan penjaga gerbang kredibilitas. Ketika regulasi yang smart bertemu dengan program pendampingan yang empatik, dan diperkuat oleh insentif pasar yang nyata, maka adopsi standar keamanan pangan akan bergerak dari sekadar kewajiban kompliansi menjadi budaya dan keunggulan kompetitif.
Pada akhirnya, tujuan dari semua upaya ini adalah satu: memastikan setiap makanan yang sampai ke piring konsumen, baik di dalam negeri maupun di mancanegara, aman dan terjamin kualitasnya. Ini adalah fondasi tidak hanya untuk kesehatan masyarakat, tetapi juga untuk ketahanan ekonomi dan reputasi bangsa. Bagi Anda pelaku usaha di bidang konstruksi yang juga berkontribusi dalam membangun infrastruktur industri pangan—mulai dari pabrik, gudang penyimpanan, hingga pasar—memahami ekosistem standar ini juga penting. Untuk mendukung proyek Anda dengan tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan tersertifikasi, kunjungi jakon.info. Karena membangun negeri yang tangguh dimulai dari fondasi yang kuat, termasuk fondasi keamanan pangan kita.
About the author
Cut Hanti, S.Kom adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.
Sebagai seorang konsultan di Pjskbu.ataknasbanten.com, Cut Hanti, S.Kom telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.
Cut Hanti juga dikenal karena pendekatannya yang kolaboratif dan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak. Ia percaya bahwa kerjasama tim yang efektif adalah kunci untuk mengatasi tantangan bisnis dan mencapai hasil yang optimal.
Selain menjadi konsultan bisnis yang sukses, Cut Hanti juga aktif dalam berbagi pengetahuannya melalui menulis artikel untuk Pjskbu.ataknasbanten.com. Artikel-artikelnya yang informatif dan berbobot telah membantu banyak pembaca untuk memahami lebih dalam tentang strategi bisnis, pengadaan tender, dan perencanaan bisnis.
Cut Hanti, S.Kom selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.
Pjskbu.ataknasbanten.com menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi BNSP
Apakah Anda ingin meningkatkan keterampilan kerja sekaligus mendapatkan pengakuan resmi dari negara? Pjskbu.ataknasbanten.com siap membantu Anda melalui pelatihan dan sertifikasi BNSP yang dirancang khusus untuk perorangan maupun perusahaan/instansi. Sertifikasi ini memberikan Anda keunggulan kompetitif di pasar kerja, meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan di mata pemberi kerja, serta memastikan Anda memenuhi standar kompetensi nasional yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Dapatkan pendampingan profesional dalam pengurusan SKK dan SBU Konstruksi. Proses cepat, transparan, dan sesuai peraturan yang berlaku.
Related articles
Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik
Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:
- Konsultan atau Kontraktor
- Spesialis atau Umum
- Kecil, Besar atau Menengah
- Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di pjskbu.ataknasbanten.com
- Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.
Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha
SBUJK Jasa Konstruksi
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.
Pelajari Lebih LanjutSBUJPTL
Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.
Pelajari Lebih LanjutSKK Konstruksi
Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.
Pelajari Lebih LanjutBantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN
Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 9001
Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 14001
Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 27001
Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 37001
Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 45001
Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.
Pelajari Lebih LanjutBagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?
-
01. Business Goal
Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.
- Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
- Kapan akan mengikuti tender
- Tender apa yang akan diikuti
-
02. Review kebutuhan teknis
- Data penjualan tahunan;
- Data kemampuan keuangan/nilai aset;
- Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
- Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
- Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001;
- Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
-
03. Tenaga Ahli & Peralatan
Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi
Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan
Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)
-
04. Proses SBU
SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR
- BUJK Nasional
- BUJK PMA
- BUJK Asing